Welcome to Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia

DRRC UI Menjadi Narasumber Bimtek Industri Pariwisata Jakarta Pusat 2026

Jakarta, 15 September 2026 – Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) turut mengambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis Industri Pariwisata Jakarta Pusat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Pusat. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Resiliensi dan Manajemen Risiko Bencana pada Usaha Pariwisata” ini berlangsung di The Grand Platinum Hotel Jakarta, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Adonis Muzanni, MEM., Project Manager DRRC UI, mewakili DRRC UI sebagai narasumber pada Sesi 1 dengan materi “Disaster Risk Management and Resilience for Tourism Businesses”.

Sesi yang berlangsung selama 75 menit ini membahas empat kemampuan utama yang perlu dimiliki pelaku usaha pariwisata, mulai dari mengenali risiko prioritas di lokasi usaha, menyiapkan peran dan alat komunikasi darurat, memastikan layanan paling kritis tetap berjalan,hingga menguji kesiapan melalui simulasi nyata. Dr. Adonis Muzanni, MEM memaparkan bagaimana risiko meningkat ketika ancaman bertemu dengan kerentanan, serta pentingnya memperkuat kapasitas untuk mencegah, merespons, dan memulihkan diri dari gangguan operasional.

Materi juga mencakup identifikasi kerentanan pada aspek manusia, fisik, operasi, dan lingkungan usaha pariwisata; penerapan hierarki pengendalian risiko; serta enam kemampuan dasar kesiapsiagaan seperti peringatan dan alarm, evakuasi, P3K, komunikasi tamu, koordinasi bantuan, hingga pemulihan operasi. Peserta turut diajak memahami prinsip komunikasi krisis melalui struktur “Pesan 4 Baris”, fakta, instruksi, tindakan, dan pembaruan, agar informasi dapat disampaikan secara cepat, akurat, dan menenangkan saat terjadi keadaan darurat.

Sebagai bagian dari sesi, peserta juga dilibatkan dalam simulasi diskusi meja (tabletop exercise) dengan skenario bencana seperti banjir lokal disertai listrik padam serta erupsi gunung api, guna melatih pengambilan keputusan cepat dalam situasi krisis. Di akhir sesi, peserta diajak menyusun rencana aksi 30 hari serta menggunakan daftar periksa kesiapan usaha sebagai langkah awal membangun ketangguhan.

Kegiatan Bimtek ini turut menghadirkan narasumber lain, yaitu Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc. dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika pada sesi kedua, Dr. Daryono, S.Si., M.Si. dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia/IABI pada sesi ketiga, serta perwakilan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta pada sesi keempat, dan diikuti oleh pelaku usaha pariwisata di wilayah Jakarta Pusat.

Kehadiran DRRC UI dalam kegiatan ini menjadi salah satu wujud kontribusi akademisi dalam mendukung penguatan ketangguhan bencana di sektor pariwisata, sejalan dengan komitmen DRRC UI dalam pengembangan riset dan edukasi manajemen risiko bencana di berbagai sektor strategis di Indonesia.

Leave a Reply