Buku ini disusun berdasarkan pengalaman praktis dan studi mendalam di lapangan, publikasi ini mengintegrasikan best practice dan panduan strategis untuk menghadapi situasi darurat di sektor migas. Dengan didasari kasus nyata dari pengalaman di Aljazair dan Irak, buku ini diharapkan menjadi acuan dan pedoman bagi para pekerja migran Indonesia dalam memitigasi risiko operasional serta meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan internasional.
Bahwa buku ini dianggap sebagai acuan penting dalam perencanaan kontinjensi, sehingga peningkatan pemahaman dan kesiapsiagaan para pekerja migran terhadap risiko operasional di sektor migas diharapkan dapat terealisasi. Dengan panduan praktis yang telah disediakan, diharapkan agar dampak negatif yang mungkin timbul dapat diantisipasi dan diminimalisir oleh para pekerja serta pihak terkait.
Buku ini disusun sebagai pedoman bagi pelatih (trainer) dan pengelola desa wisata dalam memahami upaya mitigasi bencana di desa wisata khususnya pada penanggulangan bencana gempa bumi di lingkungan destinasinya masing-masing baik secara mandiri maupun dengan dampingan trainer. Buku ini terdiri dari beberapa topik bahasan sebagai berikut: (1) Mengenal bencana gempa bumi; (2) Apa yang harus dilakukan sebelum, saat dan setelah gempa bumi terjadi; (3) Aplikasi info BMKG dan INA RISK; (4) Mengenal Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) pada kejadian gempa; (5) Mengenal tas siaga bencana; (6) Mengenal rambu terkait bencana; (7) Daftar nomor telepon dan daftar tilik isi tas siaga bencana.
Buku ini merupakan teknologi tepat guna yang direkomendasikan sebagai solusi alternatif dalam mengurangi risiko keracunan makanan akibat kontaminasi makanan. Buku ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para penjamah makanan terkait dengan prosedur pengolahan makanan yang sehat dan aman.
Modul ini dapat dijadikan pedoman bagi para pemandu lokal bagaimana prosedur pelaksanaan kegiatan arung jeram yang baik dan benar serta mengikuti kode etik yang ada, yaitu Kode Etik Wisata Petualang dari Indonesia Adventure Travel Trade Association dan Kode Etik Wisata Arung Jeram dari Federasi Arung Jeram Indonesia.
Modul Keselamatan Berkendara Wisata ATV ini disusun sebagai pedoman bagi Pelatih (Trainer) dan peserta masyarakat di destinasi wisata, dalam memahami dan menerapkan Keselamatan Berkendara Wisata ATV dilingkungan destinasinya masing-masing baik secara mandiri maupun dengan dampingan trainer.
Modul Keselamatan Berkendara Bus Wisata ini disusun sebagai pedomanbagi Pelatih (Trainer) dan peserta masyarakat di destinasi wisata, dalam memahami dan menerapkan Keselamatan Berkendara Bus Wisata dilingkungan destinasinya masing-masing baik secara mandiri maupun dengan dampingan trainer.
Buku Keselamatan Berkendara Wisata Off-Road ini disusun sebagai pedoman bagi Pelatih (Trainer) dan peserta masyarakat di destinasi wisata, dalam memahami dan menerapkan Keselamatan Berkendara Wisata Off-Road di lingkungan destinasinya masingmasing, baik secara mandiri maupun dengan dampingan trainer.
Buku Panduan ini dapat terlaksana dan tersusun dengan baik. Buku Panduan ini disusun sebagai pedoman bagi wisatawan di wisata ketinggian Flying Fox yang diharapkan dapat memahami, mendalami, dan menerapkam aspek-aspek keselamatan ketika berada atau melakukan atraksi di wisata Flying Fox.
Modul ini ditulis untuk menjadi acuan aman dalam melakukan kegiatan diving. Karakteristik sektor pariwisata yang beragam baik dari aspek aktivitas, sarana, prasarana, peralatan, dan lokasi wisata berpotensi untuk melahirkan bermacammacam bahaya dan risiko. Dengan begitu maka diperlukan upaya lebih lanjut untuk menghadapi permasalahan tersebut. Salah satu upaya dalam peningkatan standar pelayanan tersebut dapat dilakukan dengan pembuatan modul ini.
Buku Manajemen Keberlangsungan Usaha Desa Wisata ini disusun sebagai pedoman bagi pengelola Desa Wisata, dalam memahami dan menerapkan Manajemen Keberlangsungan Usaha Desa Wisata dilingkungan destinasinya masing-masing baik secara mandiri maupun dengan pendampingan.
Buku Pedoman Pemetaan Risiko Kebakaran menyajikan ulasan terkait bencana kebakaran yang terjadi di suatu wilayah dan upaya peningkatan pencegahan dan pengendalian kebakaran dengan melakukan analisis dan pemetaan risiko kebakaran di suatu wilayah.
The power of diversity, encompassing all its aspects, serves as our greatest asset. It sparks creativity, improves our ability to solve problems, and widens our viewpoints. Innovation propels us forward, breaking traditional barriers and revealing countless opportunities.
Technology, acting as a significant facilitator, equips us to tackle challenges with accuracy and effectiveness, transforming the vision of a safer, healthier, and more secure world into a tangible, achievable reality.
I encourage each one of you to actively participate, engage in thoughtful conversations, and embrace the opportunity to learn from one another. Let us harness the collective wisdom of this diverse and dynamic gathering to chart a course towards a future where health, safety, security, and environmental sustainability are not just aspirations but lived realities for all. Once again, a warm welcome to each and every one of you. Thank you for being our part of ACSEL 2023, and I look forward to witnessing the impactful discussions and collaborations that will undoubtedly emerge from this conference.
Indonesia adalah negara rawan berbagai jenis bencana karena letaknya di 3 (tiga) lempeng aktif bumi, sehingga menyebabkan 70,6% desa berada di daerah rawan bencana, 51 juta keluarga tinggal di daerah bencana. Bencana, baik alam, sosial maupun non-alam, menimbulkan dampak yang sangat signifikan pada manusia dalam berbagai dimensi, seperti fisik, psikologis, sosial, politik, budaya dan ekonomi, dan dalam berbagai bentuk mulai dari kematian, kehilangan, kehancuran, kerusakan, perpindahan paksa, kemiskinan hingga kekerasan. Walaupun mengalami bencana yang sama, namun dampak dan pengalaman yang dialami laki-laki dan perempuan berbeda. Bencana meningkatkan kerentanan perempuan karena peningkatan ketidaksetaraan yang sudah ada sebelumnya terkait gender, usia dan sebagainya.
Pandemi COVID-19 yang melanda secara global, termasuk Indonesia memberikan banyak pemelajaran bagi semua pihak. Pelbagai tantangan telah berhasil dilalui berkat gotong royong semua pihak: pemerintah, dunia usaha, media, masyarakat, hingga insan cendikia. Pemerintah telah menerapkan serangkaian kebijakan–mulai dari PSBB hingga PPKM–untuk menekan laju peningkatan kasus. Di sisi lain, pemerintah juga perlu memastikan bahwa sendi-sendi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat tetap berlangsung melalui pelbagai kebijakan yang mendukung aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi. Buku ini menuangkan pelbagai pengalaman khususnya kebijakan PSBB dan PPKM sebagai pemelajaran bagaimana kebijakan selama pandemi di Indonesia dilaksanakan dan terus dikembangkan, buku ini menjabarkan kajian evaluatif dan reflektif terhadap kebijakan pembatasan selama pandemi. Kajian tersebut dilaksanakan secara multidisiplin oleh para pakar di bidangnya yang saling terbuka sehingga menghasilkan buah pikiran yang utuh dan koheren yang berjudul Belajar dari Pandemi: Evaluasi Efektivitas Kebijakan PPKM pada Masa Penangan Pandemi COVID-19.
The Global Assessment Report (GAR) 2019 was the first GAR to cover NATECH due to their relevance to managing systemic risk and minimizing the cascading impact of disasters. The Asia-Pacific Regional Framework for NATECH Risk Management takes the discussion even further through a closer examination of specific cases and a focus on the Asia-Pacific region. There is no stopping the pace of human development and growth, but for this growth to be sustainable, it must be risk-informed. This calls for an expanded understanding of new types of complex risk such as NATECH, which is what this report hopes to accomplish.
World Health Organization (WHO) menelusuri kasus positif COVID-19 dunia dan ditemukan bahwa kasus ini banyak terjadi pada kelompok usia muda. Bahkan setelah dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), budaya milenial, yaitu nongkrong, membuat kemungkinan kaum muda-mudi terpapar virus ini jadi lebih besar.
Melihat begitu membahayakannya virus ini dan kenyataan bahwa jumlah postif COVID banyak terjadi pada usia muda, pemuda tak bisa lagi tinggal diam!
Memanfaatkan buku saku ini adalah langkah awal yang tepat untuk kalian, para pemuda, dalam menanggulangi penyebaran COVID-19 di Indonesia.
Dalam masa pandemic COVID-19 ini, Pondok Pesantren di Indonesia yang berjumlah 28194 buah (Kementerian Agama RI, 2020), tentunya membutuhkan sebuah panduan pelaksanaan pembelajaran di Pondok Pesantren dalam masa pandemic COVID-19. Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi COVID-19,) membagi dalam tiga kategori. Pertama, Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan yang sudah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Kedua, Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang akan segera menyelenggarakan pembelajaran. Ketiga, Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan yang belum akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.
The pandemic is a historical moment. The only choice that we have is to collaborate and to build stronger partnerships – not always starting something new – but utilizing the existing skills and capacities in innovative ways.
Pandemi adalah momen bersejarah. Satu-satunya pilihan yang kita miliki adalah berkolaborasi dan membangun kemitraan yang lebih kuat – tidak selalu memulai sesuatu baru – tetapi memanfaatkan keterampilan dan kapasitas yang telah ada melalui berbagai cara yang inovatif.
Buku ini berisikan kumpulan informasi tentang konferensi yang dilaksanakan untuk memperkuat peran Universitas Indonesia sebagai mitra Pemerintah Indonesia yang berkontribusi terhadap kebijakan berbasis penelitian di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kesehatan, seni, budaya dan sebagai bagian dari kerja sama global.
Buku ini berisikan kumpulan informasi tentang perkembangan pandemi COVID-19 dan berbagai program dalam penanganan COVID-19 seperti program kesehatan, program ekonomi, sosial budaya, kepemimpinan, peran relawan, peran organisasi profesi dan faktor lainnya yang dilakukan di Indonesia.
This book contains a collection of information about the COVID-19 pandemic and various programs in handling COVID-19 such as health programs, economic, socio-cultural, leadership programs, the role of volunteers, the role of professional organizations and other factors carried out in Indonesia.
Pandemi ini dihadapi oleh seluruh negara di dunia tak terkecuali Indonesia. Sebagaimana di negara-negara lainnya di dunia, pandemi COVID-19 telah berdampak pula di Indonesia pada keselamatan, kesehatan, perekonomian, sosial budaya, dan segenap sendi kehidupan manusia. Buku ini membahas dan memuat beragam informasi penting dan terkini tentang perkembangan dan penanggulangan COVID-19 di berbagai wilayah (provinsi) di Indonesia dan di beberapa negara lain yang dianggap cukup berhasil menangani pandemi ini.
This pandemic is faced by all countries in the world, including Indonesia. As in other countries in the world, the COVID-19 pandemic has also had an impact in Indonesia on safety, health, economy, socio-culture, and all aspects of human life. This book discusses and contains a variety of important and up-to-date information about the development and handling of COVID-19 in various regions (provinces) in Indonesia and in several other countries that are considered quite successful in dealing with this pandemic.
Buku ini berisi kumpulan informasi dan pandangan dari sejumlah narasumber tentang perkembangan pandemi COVID-19 dan cara penanggulangannya di berbagai wilayah di Indonesia. Informasi ini dibuat dalam bentuk tulisan bernarasi ilmiah yang didasarkan pada wawancara dengan narasumber dan policy makers dari instansi terkait, serta telaah kepustakaan. Dengan informasi dan pandangan yang dipaparkan dalam buku ini, diharapkan pembaca dapat memperoleh gambaran yang relevan tentang berbagai kondisi dan jenis penanggulangan pandemi di berbagai daerah yang memiliki kondisi yang berbeda, yang pada akhirnya dapat menjadi pembelajaran dalam memperbaiki atau meningkatkan penanggulangan pandemi di daerah atau sektor masing-masing.
This book contains a collection of information and views from a number of sources regarding the development of the COVID-19 pandemic and how to overcome it in various regions in Indonesia. This information is made in the form of a scientific narrative based on interviews with resource persons and policy makers from relevant agencies, as well as a literature review. With the information and views presented in this book, it is hoped that readers will be able to get a relevant picture of the various conditions and types of pandemic prevention in various regions with different conditions, which in turn can serve as lessons for improving or enhancing pandemic response in their respective regions or sectors. -each.
Buku ini hadir dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di tingkat desa serta menyiapkan Desa Tangguh Bencana Lawan COVID-19, yaitu desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan.