Welcome to Disarter Risk Reduction Center Universitas Indonesia

Berita DRRC UI

Kepala DRRC UI Kembali Diamanahkan Sebagai Wakil Ketua DK3N Periode 2022-2026

Dalam acara peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2023 yang dipimpin oleh Menteri Ketenagakerjaan, Dr. Ida Fauziyah, M.Si., Prof. dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D pada hari Kamis (12/1/2023) kembali dikukuhkan sebagai pengurus Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N). Untuk periode kepengurusan tahun 2022-2026 Gurus Besar dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia ini diamanahkan sebagai...
Selengkapnya...

Kepala Disaster Risk Reduction Center (DRRC) Universitas Indonesia Beserta Dua Dosen Perempuan UI Menerima Penghargaan dari Menteri Dalam Negeri

Selasa, 20 Desember 2022 perwakilan dari Disaster Risk Reduction Center (DRRC) Universitas Indonesia yakni Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D, Dr. Rachma Fitriati, Sos., M.Si., M.Si (Han), dan Dr. Fatmah, S.K.M., M.Si. menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Prof. Fatma beserta dua dosen UI lainnya mendapatkan penghargaan...
Selengkapnya...

Bantu Pemerintah Wujudkan Inovasi Standar Pelayanan Minimal, Universitas Indonesia Turunkan Tim Ahli Dukung Garnas Buana 2022

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal bina Administrasi Kewilayahan menilai masih ada hal yang harus ditingkatkan dalam menjalankan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Jika dirinci hal tersebut terletak pada terbatasnya sumber daya manusia, pendanaan, sarana dan prasanana. Untuk menangani permasalahan tersebut kemudian dicanangkanlah terobosan untuk mendorong pemerintah daerah melalui pendekatan multisektor dan pemangku kepentingan. Wujud...
Selengkapnya...

Universitas Indonesia-Kemenparekraf RI Dukung Kelestarian Budaya, Sejarah, dan Wisata

Berkunjung ke tempat wisata bukan sekedar menikmati akhir pekan, liburan, dan keindahan alam melainkan ada faktor lain yang mendampinginya yakni rasa aman dan nyaman kepada wisatawan juga pengelola saat berada di lokasi wisata. Sehingga kekayaan budaya, alam, dan nilai sejarah yang terus dirawat dapat menjadi destinasi wisata berkelanjutan hingga generasi di masa yang akan datang....
Selengkapnya...
1 2 3